Gimana ya rasanya keliling Shibuya, main di Tokyo Disneyland dan tempat-tempat seru lainnya menurut para pemenang Pixy Tokyo Beauty Trip dan bloggers Sasyachi dan Patricia?

Day 1

Setelah perjalanan sekitar 8 jam, akhirnya kami tiba di Tokyo! Tiba-tiba ngantuk dan pegal hilang seketika. Begitu selesai check in di hotel di daerah Shinagawa, kita semua langsung makeup super cepat agar bisa segera hangout di Harajuku. Makeup yang diaplikasikan hanya berupa makeup simple supaya wajah tetap terlihat fresh dan cantik. Untungnya waktu di pesawat kita semua memakai Pixy White Aqua Gel, jadi kulit wajah tetap lembap dan nggak kelihatan kusam.

“Ini kali kedua aku mengunjungi Tokyo, tapi kali ini benar-benar jauh lebih seru karena bareng teman-teman baru dan bisa ke banyak tempat. Dan yang paling seru, aku jadi bisa balik lagi ke Harajuku!” begitu kata Sasya waktu ditanya gimana rasanya bisa balik lagi ke Tokyo bareng Pixy. Wah, pantesan aja Sasya langsung tahu tempat crepes paling terkenal di Harajuku!

Puas boutique shopping di sepanjang Takeshita Street, Harajuku, Sasya bersama Patricia, Claudia, dan Marsha bergegas menuju Shibuya untuk melakukan nail art di salon kuku terkenal di Shibuya. Harajuku-Shibuya sebenarnya hanya sejauh 1 kali pemberhentian stasiun aja kalau naik kereta (kurang lebih sekitar 5 menit), tapi budaya orang Jepang yang terkenal on time membuat 4 cewek cantik ini nggak mau telat untuk mempercantik kukunya. Nggak mau telat atau memang udah nggak sabar di-nail art ya?

Shopping udah, bikin kuku lebih cantik dengan gel nail art juga udah. Nah, sekarang kita mau mencoba makan di Sweet Paradise. Apa bedanya dengan toko kue di Indonesia? Di Sweet Paradise kita bebas mengambil menu apa saja karena bersistem buffet, mulai dari makanan utama sampai dessert lengkap dan super berlimpah! Yup, sesuai dengan namanya, café yang terletak di Parco 3, Shibuya, ini benar-benar memanjakan lidah kita dengan desserts yang super enak! “Seingat aku sih, ini dessert terenak di Tokyo yang pernah aku makan. Pokoknya habis makan di Sweet Paradise bisa sweet dream banget deh,” kata Sasyachi tertawa sambil memperlihatkan piringnya yang penuh mini sliced cakes. Yummy!

Day 2

Pernah merasakan pagi hari, bangun tidur, mandi dan langsung ke giant aquarium dalam waktu 10 menit aja? Cuma di Tokyo nih, ada hotel yang nyambung langsung sama Epson Aquarium, Shinagawa. Super happy! Mirip seperti yang ada di Jakarta, di sini kita bisa melewati terowongan kaca yang berada di bawah akuarium sehingga kita bisa melihat ikan pari besar melewati atas kepala kita. Whoa!

Puas melihat berbagai jenis ikan sampai penguin, kami pun lanjut ke daerah Kawasaki. Pernah merasakan menghirup segarnya udara Kawasaki sehabis hujan? Kalau ya, kamu pasti sama beruntungnya dengan Marsha Karta Swadharma, pemenang Pixy Tokyo Beauty Trip. Beauty blogger yang satu ini terlihat happy banget waktu kita semua tiba di Fujiko F. Fujio Museum. “Akhirnya, cita-cita aku dari SD kesampaian!” Marsha sampai menjerit waktu menceritakan kenapa dia bahagia banget. Sebagai fans berat Doraemon, hal inilah yang bikin Marsha super terharu sampai menitikkan air mata waktu dinyatakan sebagai pemenang.

Selesai dari museum yang banyak menceritakan perjalanan karier duo Profesor Fujiko dan Fujio ini, cewek-cewek yang selalu sigap dengan beauty tools di tasnya ini sama-sama menuju Ginza untuk shopping. Iya, kamu nggak salah baca kok, everyday is shopping day in Tokyo. Yippie! Hujan deras sore itu nggak membuat semangat belanja pudar. “Hujannya romantis banget, ya, bikin nggak mau pulang ke Jakarta!” ujar Marsha lagi sambil nggak berhenti foto OOTD.

Day 3

Yay! Hari ini adalah hari yang paling ditunggu-tunggu oleh Claudia Phankova, pemenang 1 Pixy Tokyo Beauty Trip ini. “Penasaran banget sama lampion raksasa di depan Sensoji Temple dan street food tradisional sepanjang Nakamise Street!” katanya. Ternyata Claudia nggak salah lho, Girls. Nakamise Street adalah jalanan kecil di Asakusa yang mengubungi jalan utama dan Sensoji Temple. Sepanjang jalan ada banyak banget penjual aneka cemilan sampai yukata khas Jepang! Di ujung jalannya terdapat banyak orang yang berdoa maupun sekedar mencoba ramalan jepang dengan menggunakan stick yang bertuliskan ramalannya. Seru!

Selesai mencoba ramalan di Asakusa, 4 cewek yang nggak berhenti memuji-muji Tokyo dengan segala kelebihannya ini makin nggak sabar untuk ke destinasi berikutnya. Yess, memang nggak pernah klop ke Tokyo kalau belum ke Tokyo Tower. Di menara setinggi 333 meter ini kita bisa melihat pemandangan pusat kota Tokyo loh, Girls. Bahkan kalau kita naik ke atas menaranya, di lantai 4 ada kotak khusus di lantai yang transparan, jadi kita bisa melihat langsung ke bawah. Siapa berani?

Nah, setelah itu, kami semua menyempatkan untuk makan di Alice’s Fantasy  Restaurant yang terletak di Shibuya. Restaurant yang mengambil tema dari film Alice In Wonderland ini sebenarnya terdapat di beberapa tempat di Tokyo yang dibagi menjadi 4 tema. Restaurant ini mengambil tema ketika Alice berada di fantasy land, jadi interiornya berupa carrousel besar yang dijadikan tempat duduk restaurant. “It feels so magical!” jerit Claudia dengan hebohnya.

Day 4

Siapa sih yang nggak penasaran sama Tokyo Disneyland? Disneyland pertama yang buka di luar Amerika ini berhasil membuat Patricia senyum-senyum terus sepanjang jalan menuju ke Maihama, daerah tempat didirikannya Tokyo Disneyland. “Pokoknya aku mau main sebanyak mungkin permainan di sana, soalnya Tokyo Disneyland pasti keren banget!” kata Pat, ceria banget.

Langit Maihama hari itu bagusnya pake banget! Mungkin mirip gambar langit yang sering kita temukan di internet, hanya yang ini lebih nyata. Sirik nggak? Hehehe. 

Tokyo Disneyland dengan tema Halloween sudah menyambut dari depan gerbangnya. Suasananya jadi mix antara spooky dan gemas! :p

Eh, tapi jangan salah, yang bertema Halloween nggak cuma gerbangnya loh, tapi keseluruhan wahana bahkan sampai parade para tokoh Disney saja semuanya berhiaskan labu dan kelelawar. Keren banget pokoknya.

Yang paling bikin sedih adalah makanannya. Kenapa? Karena makanan di Disneyland ini super lucu semua, jadi sedih makannya! Hiks. Pertama ada Mickey Ice Cream, lalu Mickey churros, Donald Duck bun, dan karakter Disney lainnya. “Bisa dipajang aja nggak sih makanannya? Huh.” kata Patricia sambil cemberut. Hehehe.

“Semoga tahun depan Pixy dan FimelaGirl bikin kuis kayak gini lagi ya biar anak-anak Indonesia bisa jalan-jalan gratis lagi ke negeri yang super gemas ini!”. Wah, doanya Patricia saat itu juga FG amini. See ya next year, Girls!

Source: http://girl.fimela.com/love-life/malam-minggu/diary-tokyo-beauty-trip?page=0,3